Dapat dipahami bahwa terdapat tiga jenis cinta yang mengilhami manusia. Kurang lebih inilah penjelasannya :
- Apabila Anda melakukan sesuatu karena keinginan-keinginan duniawi, inilah rational love
- Apabila Anda melakukan sesuatu karena orang-orang yang dicintai, inilah emotional love
- Apabila Anda melakukan sesuatu karena Allah, inilah spiritual love
Umpamanya, Anda berkarier,, dan karena berkarier Anda memperoleh uang, pangkat, harga diri, dan pengakuan masyarakat. JIka ini semua adalah tujuan akhir Anda, maka itulah rational love...
Lain ceritanya kalau Anda berkarier dan Anda memasang tekad, segala yang diperoleh dari karier itu untuk menafkahi keluarga. Mulai dari uang sampai nama baik, semuanya untuk keluarga... Dengan kata lain tujuan akhirnya adalah keluarga, maka itu adalah emotional love..
Lain lagi ceritanya kalau Anda berkarier dan Anda memasang tekad, segala yang dikerjakan merupakan ibadah kepada Sang Pencipta. Dengan kata lain, tujuan akhirnya adalah Sang Pencipta. Maka itu adalah spiritual love..
Ini sesuai dengan petuah bijak Buya Hamka, "Kalau sekedar kerja, kera juga kerja",,"Kalau sekedar makan, babi hutan juga makan".... Manusia mesti lebih daripada itu,, menurut saya, manusia mesti memiliki spiritual love..
Ingatlah baik-baik, bilamana spiritual love diabaikan dan dilalaikan, amat mungkin orang itu terperosok pada cinta yang salah, cinta yang menyusahkan.. Katakanlah :
- Maunya sih mencetak prestasi dan aktualisasi diri ( rational love ) ,, Namun lupa sama larangan-larangan Allah dan ujung-ujungnya malah menyikut teman sekantor, menelikung mitra bisnis, dan lain-lain..Maka berubahlah rational love itu menjadi cinta yang salah, cepat atau lambat saja, pastilah menyusahkan..
- Maunya sih membuat keluarga bangga dan bahagia ( emotional love ) ,, Namun lupa sama perintah-perintah Allah dan ujung-ujungnya malah korupsi di kantor, suap di bisnis, dan lain-lain. Maka berubalah emotional love itu menjadi cinta yang salah. Cepat atau lambat saja, pastilah menyusahkan..
- Bukalah mata Anda lebar-lebar, ternyata sejarah besar hanya bisa diukir oleh orang-orang yang membawa cinta yang besar dihatinya dan itulah spiritual love..!!
Demikianlah, cinta yang benar akan mengayakan... Mengayakan ...Sebaliknya, cinta yang salah akan menyusahkan...Sesederhana itu,,, Sungguh, dunia ini bukan dihancurkan oleh nuklir dan kapitalisme, melainkan oleh keserakahan... Sungguh, dunia ini memadai untuk milliaran manusia, namun tidak akan memadai untuk satu orang yang serakah...Nah hebatnya cinta, ia mampu mengikis ketidakpedulian dan keserakahan...
Ketika Manusia mencintai dunia, sebagian mungkin menggeleng, sebagian mungkin mengangguk,.. Lalu apa pendapat saya??? Menurut Saya, yah boleh-boleh saja,,, cuma ada syarat-syatanya,,
dengarkan saya, inilah syarat-syaratnya :
- Kita mencintai dunia sewajarnya, tidak berlebihan.
- Kita mencintai dunia karena Allah, bukan karena yang lain.
- Kita menempatkan spiritual love diatas emotional love dan rational love.
Oleh karena itu, jadilah pemilik harta,,,bukan dimiliki oleh harta...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar